Home  /   Bisnis  /   8 Cara Membuat Klien Mau Menerima Tawaran Bisnis Kita

8 Cara Membuat Klien Mau Menerima Tawaran Bisnis Kita

Dalam menjalankan sebuah bisnis, tentunya kita harus mempunyai bakat dan pengetahuan tentang mempromosikan produk.  Hal tersebut  nantinya juga pasti berhubungan langsung dengan klien yang akan membantu kita dalam bisnis entah itu membantu dalam bidang promosi atau pengembangan bisnis yang kita punyai.

Disini saya akan berbagi pengetahuan tentang bagaimana membuat calon klien kita mau menerima tawaran bisnis yang kita ajukan.Dengan memiliki bakat tersebut tentunya kita tidak akan kesusahan dalam menghadapi klien yang akan kita tuju dan bisa membuat mereka menerima penawaran kita sehingga bisa membantu jalannya bisnis kita kedepannya.

Hal ini sangatlah penting untuk diketahui dalam dunia bisnis kususnya dibidang pemasaran produk, setidaknya kita harus bisa membuat nyaman klien ketika bertatap muka dan berbicara kepada kita sehingga akan ada efek hubungan keterlanjutan jika para klien nyaman dengan pembawaan kita ketika melakukan tawaran bisnis.

Langsung saja saya akan memaparkan beberapa cara sederhana yang harus kita lakukan ketika menghadapi calon klien kita :

1. Persiapkan mental anda

Sebelum  menghadapi calon klien, setidaknya anda harus mempersiapkan mental anda agar ketika dalam proses menghadapi nanti tidak terlihat seperti kurang persiapan dan grogi dalam menghadapi klien. Dalam membangun mental ini tentunya harus dibarengi dengan keyakinan bahwa nantinya bisa menguasai pembicaraan ketika berhadapan dengan klien.

 

2. Berpenampilan rapi

Anda harus berpenampilan rapi dan menyesuaikan dengan situasi dimana diri anda bertemu dengan calon klien anda, setidaknya tidak terlihat buruk ketika bertemu klien nantinya. Hal ini mencerminkan kepribadian anda karena klien akan menilai anda pertama kali dari penampilan

 

3. Siapkan materi dengan baik

Sebelum diri anda bertemu dengan klien,setidaknya siapkan materi apa saja yang nantinya mau dibahas, usahakan anda menguasai materi yang akan dibahas ketika bertemu nanti. Dan usahakan anda berbicara lancar dan jangan memperlihatkan bahwa anda tidak tahu apa yang ingin anda sampaikan kepada klien.



4. Jangan langsung menawarkan produk anda

Ketika anda bertemu pertama kali kepada klien usahakan jangan langsung menawarkan produk anda, buat basa-basi segar sebagai pembukaan yang sekiranya penting untuk dibahas untuk mencairkan suasana pertama kali ketemu

 

5. Buat klien anda lebih banyak bicara dari pada anda

Dalam proses berhadapan dengan klien usahan anda tidak banyak bicara, bikin klien anda bercerita tentang dirinya  , entah itu berupa prestasinya yang pernah diraih, bercerita tentang perusahaannya/pekerjaannya, bercerita tentang keluarganya dll. Bikin klien anda nyaman menceritakan segala sesuatunya kepada anda.

 

6. Beri ekspresi gerakan tubuh ketika klien anda bercerita

Nah proses ini sangat penting, ketika klien anda menceritakan segala sesuatunya kepada anda tunjukan kepada klien anda bahwa anda tertarik dengan ceritanya. Caranya mudah sekali setiap 3 menit anggukan kepala anda pelan-pelan sambil matap matanya dengan pandangan santai jangan dengan pandangan mata yang tajam.

Usahakan mulut anda senyum yang simetris, senyum bibir sebelah kanan 3 cm, bibir sebelah kiri 3 cm biar seimbang, jangan bibir kanan 5 cm, bibir kiri 3 cm nanti malah kelihatan anda meremehkan. hehe

coba saja didepan kaca dengan senyuman yang tidak simetris pasti muka anda jadi seperti mengajak berantem, hehe

Oke lanjut tips selanjutnya, posisikan tangan anda saling berpegangan dan mengepal dan taruh diatas meja jika posisi mengobrol anda ada meja didepan anda, dengan kepalan yang santai. Posisi tangan jangan menyila didepan dada itu terkesan anda tidak menghargai pembicaraan kepada lawan bicara anda

sukses melakukan penawaran bisnis

 

7. Beri penghargaan jangan beri pujian

Berilah penghargaan kepada klien anda pada setiap klien anda bercerita, ingat jangan beri pujian karena pasti terlihat itu disengaja untuk membuat klien anda senang, dengan memberi penghargaan pada klien anda, maka dia akan merasa dihormati dan dihargai atas prestasi yang telah dia dapat.

Contoh jika dia berhasil memimpin suatu perusahaan dengan hasil yang baik berilah penghargaan “Saya salut dengan bapak dengan usaha yang gigih dan pantang menyerah bisa membawa perusahaan bapak jadi lebih baik seperti ini,pastinya banyak pembelajaran dan proses yang dilalui ya pak,saya perlu belajar banyak dari bapak”

Jangan beri pujian seperti ini “Bapak hebat ya,punya perusahan yang besar seperti ini. Saya takjub dengan bapak” .


8. Setelah proses diatas semua dilalui, baru ajukan penawaran anda.

Setelah proses panjang diatas anda lakukan,sekarang giliran anda yang bicara singkat dan jelas dalam melakukan penawaran, lakukan penjelasan dengan singkat tapi dimengerti oleh klien anda. Jika anda melakukan hal diatas dengan baik setidaknya 90% penawaran anda akan direkomendasikan untuk diterima.

Kuncinya, bikin klien anda bangga dengan dirinya dan bikin dia nyaman saat bicara dengan anda, disini anda cukup banyak mendengarkan dan perhatikan ekspresi tubuh anda. Selalu senyum ramah dalam menghadapi klien dan berilah penghargaan kepadanya, setelah itu baru ajukan penawaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *